Tarsius (Tarsius bancanus) memiliki mata yang besar sekali yang berukuran hampir sebesar keseluruhan otaknya dimana setiap bola matanya berdiameter sekitar 16 mm. Kaki belakangnya sangat panjang yaitu hampir dua kali panjang tubuhnya. Semua jenis tarsius bersifat nokturnal artinya hewan ini tidur pada siang hari dan aktif pada malam hari, dia biasanya berada pada dahan dan ranting-ranting pohon dengan ketinggian 5 meter, namun seperti organisme nokturnal lain beberapa individu mungkin lebih banyak atau sedikit beraktivitas selama siang hari. Tidak seperti kebanyakan binatang nokturnal lain, Tarsius tidak memiliki daerah pemantul cahaya (tapetum lucidum) di matanya. Tarsius merupakan satwa insektivora berarti dia adalah karnivora, dan menangkap serangga dengan melompat. Mereka juga diketahui memangsa vertebrata kecil seperti burung, ular, kadal dan kelelawar.  Berdasarkan status IUCN dikategorikan Vunerable / Rentan.

Leave a Reply

Please rate

Your email address will not be published. Required fields are marked *