Taklukkan Bukit Raya, puncak tertinggi di Indonesia wilayah Kalimantan yang dinobatkan sebagai salah satu Seven Summit of Indonesia dengan ketinggian 2.278 m dpl. Wajib dikunjungi oleh kamu, para pendaki profesional dan onlookers, yang haus akan tantangan dan petualangan hutan tropis Kalimantan. Dengan panjang jalur pendakian 24,7 km dari jalur Rantau Malam, Provinsi Kalimantan Barat (6 hari PP) dan jalur Tumbang Habangoi, Provinsi Kalimantan Tengah dengan panjang 16,9 km (7 hari PP) maka kamu kudu mempersiapkan fisik dan mental yang oke ya!!!

Matamu akan dimanjakan dengan panorama bentang alam Pegunungan Schwaner yang eksotis, atraksi satwa liar, dan berbagai jenis tumbuhan hias akan kamu jumpai di sepanjang jalur Pendakian Bukit Raya. Wait..wait..wait.. ada lagi nich, kamu juga akan merasakan  berbagai macam tipe ekosistem dari ekosistem hutan pamah dipterocarpa, ekosistem hutan pegunungan bawah hingga ekosistem pegunungan atas yang tentunya memiliki keunikan dan kekhasan sendiri.

Pada ketinggian diatas 200 m dpl, kamu akan menjumpai tumbuhan lumut, Nepenthes ephippiata, Rhododendron fortunans dan Rhododendron mogeanum yang merupakan tumbuhan endemik Bukit Raya. Oya, di Puncak juga terdapat situs Tajahan, rumah kecil yang dijadikan sebagai tempat meminta hajat oleh masyarakat lokal setempat kepada penunggu Bukit Raya.

Peraturan dan Ketentuan

  • Mengurus SIMAKSI dan membayar karcis PNBP
  • Didampingi porter dan/ atau petugas BTNBBBR
  • Tidak meninggalkan sampah di sepanjang jalur pendakian
  • Tidak mengambil tumbuhan dan satwa liar di dalam kawasan
  • Berpakaian sopan
  • Menghormati adat dan budaya masyarakat lokal
  • Waktu kunjungan sepanjang tahun

Bahaya dan Peringatan

  • Resiko longsor dan tertimpa pohon
  • Gangguan satwa liar
  • Hipotermia
  • Keluar jalur/ tersesat

Cara Mencapai/ Aksesibiltas

  1. Jalur Rantau Malam

  2. Pontianak – Nanga Pinoh

    Jalur Darat : dari Pontianak menuju Nanga Pinoh dengan menggunakan Bis (Damri, Borneo Trans, dan TSM). Biaya Rp. 150.000 – Rp. 210.000,-. Jadwal Keberangkatan bis pada malam hari pukul: 19.00 – 04.00 WIB.

    Jalur Udara: dari Bandara Supadio, Pontianak menggunakan Pesawat Wings pukul 07.20 – 08.00 WIB atau NAM AIR pukul 11.50 – 12.30 WIB mendarat di Bandara Tebelian, Sintang. Kemudian dilanjutkan dengan taksi menuju Nanga Pinoh dengan biaya: Rp. 100.000,-


    Nanga Pinoh – Rantau Malam

    Dari Nanga Pinoh dilanjutkan dengan transportasi speed boat menuju Nanga Serawai. Biaya Rp. 250.000/ org atau Rp. 3.000.000 charter. Jadwal Keberangkatan pukul 09.00 – 13.00 WIB. Kapasitas speed boat maksimal 6 orang.

    Setelah sampai di Nanga Serawai, perjalanan dilanjutkan kembali menggunakan perahu kelotok/ long boat dari Kelompok Transportasi Topakai Juoi selama 6 – 7 jam dengan kapasitas beban angkut pengunjung adalah 6 orang. Tim Pendaki sudah harus berada di Nanga Serawai minimal pukul 13.30 WIB. Jika kedatangan melewati dari jam tersebut, maka diwajibkan untuk menginap semalam di Nanga Serawai dan perjalanan dilanjutkan esok harinya lagi. Biaya transportasi kelotok/ longboat adalah Rp. 2.500.000,- PP.

    Selama perjalanan dari Nanga Serawai, pengunjung akan disuguhi view kondisi dan aktivitas masyarakat yang tinggal di desa sepanjang Sungai Jelundung. Siapkan kameramu, ya.

    Memasuki persimpangan antara Sungai Serawai dan Sungai Jelundung, hari sudah malam dan arus sungai lebih deras. Jadi, pengunjung harus lebih berhati-hati.


    Rantau Malam – Puncak Bukit Raya

    Memasuki Desa Rantau Malam, Pengunjung akan menginap di Homestay Kelompok Danum Sorio dengan kapasitas pengunjung maksimal 6 orang/ rumah dan biaya Rp. 25.000/org/malam. Jumlah homestay yang tersedia sebanyak 9 unit.

    Ritual adat Nyukuih Hajat sebelum melakukan kegiatan pendakian Bukit Raya. Biaya Rp. 200.000. Pelaksanaan ritual nyukuih hajat membutuhkan seekor ayam. Satu kilogram ayam putih harganya Rp. 80.000 sedangkan ayam kampung Rp. 100.000,-

    Esok harinya, perjalanan pendakian dimulai pukul 08.00 WIB. Biasanya pengunjung menggunakan jasa ojek ke Korong Hape dengan waktu tempuh ± 30 menit atau jika tidak ada ojek ditempuh dengan jalan kaki selama ± 2,5 jam.

    Sepanjang pendakian terdapat 8 pos yaitu Pos Batu Lintang, Sedoruk, Hulu Menyanoi, S. Mangan, Hulu Rabang, Hulu Jelundung, Linang, Soa Tohutung.


    Fasilitas

    • Papan informasi sebanyak 245 buah (penunjuk arah, lintasan satwa, ketinggian, jarak tempuh)
    • Shelter sebanyak 3 bangunan di pos Batu Lintang, S. Mangan dan Hulu Rabang).
    • Porter sebanyak 30 orang dari Kelompok Porter Mo Three Desa Rantau Malam.
    • Transportasi kelotok/ longboat sebanyak 10 unit dari Kelompok Transportasi Topakai Juoi Desa Rantau Malam.
    • Homestay sebanyak 9 rumah dari Kelompok Homestay Danum Sorio Desa Rantau Malam.


  3. Jalur Tumbang Habangoi, Prov. Kalimantan Tengah

  4. Palangkaraya – Kasongan

    Perjalanan menuju Tumbang Habangoi ditempuh dengan menggunakan mobil travel selama 1 jam. Sebelum ke Desa Tumbangoi, singgah dulu ya ke kantor SPTN wilayah II Kasongan untuk mengurus SIMAKSI terlebih dahulu. Setelah mendapatkan SIMAKSI, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Tumbang Habangoi selama 6 – 7 jam Biaya mobil travel Palangkaraya – Desa Tumbang Habangoi adalah Rp. 4.000.000,- PP.

    Tumbang Habangoi – Pintu Masuk Jalur Pendakian Bukit Raya

    Dari Desa Tumbang Habangoi perjalanan dilanjutkan menuju camping ground Dahie memakai perahu ces, 1 ces dengan beban angkut sebanyak 4 orang yang terdiri dari: 2 orang motoris sekaligus porter dan 2 orang pengunjung. Biaya perahu ces tersebut adalah Rp. 2.800.000,-/ ces PP. Perjalanan ditempuh selama 2 hari.

    Selama dalam perjalanan menuju pintu masuk, kalian akan singgah di pinggir sungai di luar kawasan TNBBBR untuk bermalam. Oya, pemilihan perahu ces dan porter yang dipakai dilakukan secara bergantian, tergantung dari hasil musyawarah warga Desa Tumbang Habangoi.

    Biaya porter per hari Rp. 150.000/ hari. Dari camping ground Dahie, perjalanan ditempuh dengan berjalan kaki menuju Puncak Bukit Raya.


    Fasilitas

    • Porter dari masyarakat Desa Tumbang Habangoi.
    • Transportasi perahu ces dari masyarakat Desa Tumbang Habangoi.
    • Mess desa dikelola oleh desa Rp. 50.000/ orang/ malam.


Leave a Reply

Please rate*

Your email address will not be published. Required fields are marked *