Desa Belaban Ella adalah salah satu desa gerbang pendakian Bukit Baka di Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat.

Cikal Bakal dari Desa Belaban Ella berasal dari Suku Dayak Ransa. Dari hasil penggalian informasi sejarah Desa Belaban Ella, menurut Kepala Dusun Belaban Ella, (Pak Ijus pers. comm.) pada tahun 1962, Pak Jinuk (orang tua Pak Ijus) pindah ke daerah Belaban Dalam dari Desa Sungai Sampak. Pada saat itu, terdapat sekitar 11 kepala kelurga yang tinggal di wilayah Belaban Dalam. Kemudian, beliau bersama dengan penduduk lainnya membangun rumah betang sebanyak 30 pintu/ ruangan.

Pada tahun 1982, rumah betang di daerah Belaban Dalam mengalami kebakaran. Kejadian kebakaran tersebut menghanguskan semua pintu/ ruangan rumah betang. Akibat peristiwa kebakaran itu, maka atas inisiatif Pak Jinuk yang pada saat itu menjabat sebagai kepala kampung, orang-orang suku Dayak Ransa pindah ke daerah Belaban (sekarang Desa Belaban Ella).

Saat ini, banyak para pendatang yang berasal dari sub suku dayak lainnya, seperti Dayak Limbai, Dayak Kenyilu, Dayak Uud Danum, Dayak Kayan, Dayak Ola Ilik, Dayak Kubin, Dayak Kanayatn, Dayak Barai, Dayak Taman, Dayak Mualang, Tionghoa, Melayu, Betawi, Padang yang tinggal di Desa Belaban Ella.

Luas Desa Belaban Ella yaitu 13.183, 29 Ha dan terdiri atas 2 (dua) dusun, yaitu Dusun Belaban Ella dan Dusun Sungkup.  Jumlah penduduknya sebanyak 1.398 jiwa dan 606 kepala keluarga.

Budaya masyarakat Desa Belaban Ella tergolong budaya kuno dengan peradaban yang modern. Hal ini dapat dilihat dari ukiran temadu (patung peringatan yang menyerupai manusia yang telah meninggal) yang sudah diukir lebih modern (memakai jam tangan dan kacamata). Penentuan penggunaan lahan pemukiman, pemakaman dan wilayah kerja menerapkan arah mata angin utara dan selatan. Arah selatan adalah wilayah pemakaman dan arah utara adalah lokasi usaha masyarakat.

Di Desa Belaban Ella terdapat sekelompok masyarakat yang memilih untuk mengasingkan diri dari masyarakat lainnya. Mereka dipanggil sebagai masyarakat Belaban Dalam. Mereka ini masih pemalu ya… Jika bertemu dengan orang asing, mereka akan menghindar dan bersembunyi di dalam rumah.

Masyarakat Desa Belaban Ella mempunyai produk kerajinan juga lho, seperti: capan, tikar, keranjang, takin, tas, dompet, tempat sirih, alu, lesung, sendok, nasi. Kalau kalian ingin membeli produk-produk tersebut, datang aja ke Desa Belaban Ella dan temui pengrajinnya. Untuk harga, silahkan langsung nego ke mereka ya …